“Ada
dua jenis kerinduan,” katamu suatu hari,
“Kerinduan
pertama tersebab, kita pernah merasakan sesuatu dan kita menginginkannya
kembali. Kerinduan kedua tersebab kita tak pernah mengalaminya dan benar –
benar ingin merasakannya, setia menunggu dalam penantian yang lugu.”
“aku
memilih yang kedua” kataku.
“aku
juga” katamu.
Fahd Pahdepie dalam Kau yang Mengutuhkan Aku