Hari ini tiba-tiba aku rindu Simbok. Gimana ya kabarnya sekarang? Semenjak bapak meninggal, aku udah gak punya informasi lagi tentang simbok. Mbok ini saudaranya bapak udah aku anggep seperti mbahku sendiri. Saat ini, aku nggak tau apakah simbok masih hidup atau sudah meninggal cz dulu saat kami tinggal bersama, usia simbok termasuk udah sepuh.
Cerita tentang simbok, kenapa bisa tinggal bareng? dulu saat bapak & ibu merantau untuk mencari nafkah biasanya mereka mencari orang untuk menjaga aku & kakak laki-lakiku dirumah cz saat itu kami masih SD jd perlu orang untuk memantau kami dirumah so bapak pergi ke simbok yang notabene saudaranya untuk menemani kami dirumah selama beberapa bulan.
Simbok ini orangnya sangat baik & penyayang, Dulu, aku tipikal anak yang jarang main keluar, masa itu juga belum ada hp jadi lebih sering beraktivitas di rumah menghabiskan waktu berdua bereng simbok, lain halnya dengan kakakku yang lebih suka main diluar. Aktivitas yang paling aku sukai bareng simbok ialah bercerita atau masak -masakan di teras rumah. Bukan masak -masakan biasa karena saat itu aku suka bereksperimen membuat jajanan yang resepnya hasil eksperimen menggunakan bahan2 beli di warung sembako terdekat, pake wajan, kompor, serta sutil mini yang aku beli di pasar malam. Dan simboklah juri yang menilai rasa hasil eksperimen jajanan buatanku. Aku masih inget banget gimana ekspresi dan mimik wajah simbok saat mencicipinya, entah itu enak atau kurang, simbok selalu bilang enak, "kok kamu pinter sih bikin makanan kayak gini Mbok aja nggak bisa" ucap simbok dengan senyum bangga. Jawaban simbok selalu membuatku senang dan termotivasi, mungkin bagi simbok kata-katanya biasa, cuma menghibur anak kecil, tapi bagiku kata-kata beliau merupakan kalimat magic yang membuatku termotivasi untuk bikin jajanan lagi. Aah simbok, aku kangen, semoga simbok selalu dalam lindungan-Nya ❤️