Harmones
merupakan film Thailand yang tayang pada tahun 2008. Film ini aku dapat
dari salah seorang temen kampus yang sama – sama penyuka film Asia. Dan faktanya
setelah menonton sampai akhir, ternyata baru inget kalau aku udah pernah
menonton film ini distasiun TV ikan terbang saat masih SMA. Namun kali ini baru
bener – bener memahami isi ceritanya.
Jadi intinya film
ini menceritakan 4 tema kisah yang berbeda yang masing - masing berhubungan dengan kisah percintaan. Kisah ceritanya terdiri persahabatan dua cowok yang berlomba untuk mendapatkan nomor telepon teman ceweknya yang cantik, kisah si kutu buku yang menyukai secara diam - diam pada sahabatnya sendiri yang notabene sangat populer, kemudian kisah tentang pengkhianatan seorang cowok yang berselingkuh dengan turis jepang dan kisah terakhir ialah seorang fans yang
sangat terobsesi pada idolanya.
Sebenernya dari segi cerita sendiri, film ini bukan merupakan film yang romantic dan terkesan biasa – biasa saja. Hanya saja satu adegan dari kisah pria kutu buku (aku lupa namanya) yang menyukai seorang perempuan bernama “C” yang tidak lain adalah sahabatnya sendiri. Awalnya ia tidak berani mengungkapkan isi hatinya, kemudian muncullah ide yang memberanikan dirinya untuk mengungkapkan perasaannya berdasarkan inspirasi yang ia dapatkan dari film “Love Actually”. Ia kemudian mulai menyusun tulisan – tulisan dibeberapa papan kertas. Kurang lebih arti tulisannya gini:
Sebenernya dari segi cerita sendiri, film ini bukan merupakan film yang romantic dan terkesan biasa – biasa saja. Hanya saja satu adegan dari kisah pria kutu buku (aku lupa namanya) yang menyukai seorang perempuan bernama “C” yang tidak lain adalah sahabatnya sendiri. Awalnya ia tidak berani mengungkapkan isi hatinya, kemudian muncullah ide yang memberanikan dirinya untuk mengungkapkan perasaannya berdasarkan inspirasi yang ia dapatkan dari film “Love Actually”. Ia kemudian mulai menyusun tulisan – tulisan dibeberapa papan kertas. Kurang lebih arti tulisannya gini:
“(gambar
wanita cantik) the prettist girls are not this people”
“but
she is the one in the picture”
“(cermin
yang mengarah ke wajah C)”
“I’m
just kidding”
“what
I want to say is that…”
“being
able to be with friend like you”
“that
lovely n sweety”
“and
now I’m starting to like her”
“thanks
being my friend”
Susunan
tulisan tersebut kemudian diperlihatkan kepada C. Adegan yang bener - bener romantis meskipun pada ujungnya C hanya menerimanya sebagai sahabat saja alias menolak (padahal aku sempet mengira ia akan diterima). Meski sedih dan kecewa si pria cupu tersebut tetap menerima keputusan C
dengan lapang dada.
Idenya adegan tersebut bener – bener out of box, sangat menginspirasi, menyentuh, dan soooo sweet. Karena rasa penasaran
tentang adegan film “Love Actually” yang menginspirasi film ini akhirnya
setelah menjelajah dunia maya, diketahui pada film tersebut terdapat suatu adegan
yang intinya seorang pria yang menyukai sahabatnya yang telah menikah dengan sahabatnya sendiri, ia belum
sempat mengungkapkan perasaanya kepada si wanita tersebut sehingga pada
malam Chrismast si pria mencoba mengungkapkan perasaannya melalui tulisan -
tulisan yang ditulis dipapan hampir mirip sama kaya hormones, di film ini si
pria juga sama – sama ditolak bedanya disini si pria berhasil mendapatkan
ciuman dari si wanita walaupun pada akhirnya sang wanita pujaan hatinya tetap bersama dengan sahabatnya.
| Salah satu adegan di film Love Actually |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar