Ada suatu
adegan yang menjadi favoritku yaitu adegan 10 menit pertama film ini yang
menceritakan kisah cinta Carl dan Ellie. Kisahnya dimulai ketika Carl kecil yang tiba - tiba mendengar suara aneh yang berasal dari sebuah rumah kosong yang ia temui dijalan.
Ia kemudian memberanikan diri masuk kerumah dengan pintu masuk bertuliskan “Spirit
of Adventure” untuk mencari sumber suara, hingga akhirnya ia mengetahui sumber
suara berasal dari Ellie kecil yang sedang asyik bermain. Awalnya Ellie sangat
cerewet dan mencurigai Carl, namun pada akhirnya mereka bergabung menjadi satu
klub penyuka petualangan dengan bercirikan pin yang terbuat dari tutup soda. Ditengah
perayaan bergabungnya Carl, sebuah kecelakaan terjadi ketika Carl hendak
mengambil balon hingga membuat tangannya patah. Akhirnya Carl diharuskan untuk
beristirahat dan tidak bermain.
Ditengah malam,
secara mengagetkan Ellie datang kerumah Carl untuk menyemangati agar ia cepat
sembuh. Disana Ellie menunjukan buku petualangannya yang belum pernah ia
tunjukan kepada siapapun didalam hidupnya. Buku tersebut berisi tentang
petualangan yang ingin ia jelajahi dimasa datang. Ia juga memberi tahu Carl
mengenai rencana untuk memindahkan rumah klubnya ke Paradise Falls yang letaknya
di Venezuela, Amerika Selatan dan meminta Carl untuk menemaninya dalam mewujudkan impiannya tersebut.
Setelah masa
kecil usai, mereka kemudian menikah dan mendiami rumah klub yang menjadi markas
mereka saat masa kecil. Carl berkerja sebagai penjual ballon dan Ellie bekerja
sebagai pawang burung di kebun binatang. Kehidupan mereka berjalan dengan
sangat bahagia dan menyenangkan.
Suatu ketika
mereka sedang memandang awan ditaman yang biasa mereka singgahi, muncullah
gambar bayi. Mereka akhirnya berencana untuk memiliki anak, kemudian mempersiapkan
membuat kamar untuk anak mereka hingga diketahui fakta bahwa Ellie tidak bisa
memiliki anak. Untuk beberapa waktu Ellie lebih sering murung dan
menghabiskan waktunya untuk menyendiri. Disaat Ellie terpuruk, Carl tidak lekas kecewa dan
meninggalkan Ellie, ia justru tetap setia dan terus menyemangati Ellie dengan cara mengingatkannya mengenai buku petualangan yang menjadi impiannya sejak kecil.
Ellie
akhirnya bangkit dari keterpurukan dan mengkokohkan impiannya sejak masih kecil yaitu
tinggal di Paradise Falls. Hari demi hari mereka sisihkan uang koin mereka
dalam botol kaca. Sedikit demi sedikit hingga akhirnya menjadi banyak. Namun
ditengah perjalanan ban mobil mereka bocor, sehingga terpaksa memecahkan
botol uang tersebut untuk menambal mobilnya. Koin yang mereka kumpulkan juga
digunakan untuk membiayai rumah sakit Carl, merenovasi rumah. Kehidupan mereka
berjalan bahagia sampai mereka beranjak tua.
Suatu hari ditengah
membersihkan rumah, Carl melihat foto kecil Ellie lalu menatap lukisan Paradise Falls yang mereka buat. Ia kemudian melihat Ellie dengan tatapan
sedih karena menyadari bahwa usia mereka sudah tidak lama lagi. Carl lalu bergegas pergi menuju
tempat penjualan tiket pesawat untuk membeli tiket ke Venezuela, Amerika
Selatan. Setelah mendapatkan tiket, Carl berencana memberi kejutan ke Ellie
yaitu dengan mengadakan picnic ke taman yang biasa mereka singgahi. Namun kejutan yang ingin ia beri ke Ellie mengalami kegagalan lantaran ditengah perjalanan ke taman, Ellie tiba - tiba sakit dan harus dirawat
dirumah sakit. Hingga Ellie menghembuskan nafas terakhirnya, Carl tidak sempat membawa Ellie secara langsung untuk pergi ke Paradise Falls.
Adegan ini
berjalan tanpa kata – kata, tanpa teks cerita, adegan yang hanya diiringi oleh
music klasik karya Michael Giacchino yang sukses membuat siapa saja yang menontonnya ikut larut dalam adegan tersebut. Bener – bener suatu kisah cinta romantis,
Menggambarkan suatu kesetiaan dan cinta yang tanpa syarat. Carl sangat memegang
janjinya kepada Ellie dibuktikan dengan Carl tetap berusaha mewujudkan keinginan
Ellie untuk pergi ke Paradise Falls meskipun dalam perjalanannya ia mengalami banyak kesulitan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar