happy moments, happy times, happy memories

Pemeran Utama dalam Kehidupan



Dunia ini merupakan sebuah drama kehidupan yang tanpa disadari, sebenarnya kita semua adalah pemeran utama dalam kehidupan kita masing – masing. Jika kita mengamati sebuah drama di televisi atau film dibioskop, seorang pemeran utama pada umumnya selalu merasakan kegagalan, kepedihan, kesusahan bahkan kesengsaraan yang tiada henti pada awal ceritanya. Namun dari semua itu, pada akhirnya pemeran utamalah yang merasakan kebahagiaan sejati. Meskipun terkadang berakhir dengan sad ending, setidaknya sang pemeran utama telah mencapai tujuan dari kisah yang ia jalani.

Dikehidupan nyata, kitalah yang menjalankan ide cerita dari takdir yang Tuhan diberikan kepada kita. Tuhan ibarat sutradara, malaikat sebagai krunya sedangkan kita menjadi pemeran utamanya.

Kita, diri kita merupakan pemeran utama, pemeran yang menjadi pusat dari suatu cerita, bukan pemeran figuran dimana aktifitas yang dilakukan dianggap angin lalu saja. Anehnya, kita justru merasa iri dengan kehidupan orang lain, kita ingin seperti dia seperti mereka yang selalu kita anggap sempurna merasa kurang dengan segala yang ada pada diri kita. Jika sudah demikian, tandanya kita telah menjadi pemeran figuran dalam kehidupan kita sendiri.

Apakah kalian juga merasa iri dengan kehidupan orang lain? Dengan segala nilai plus – plus yang kita lihat, sampai – sampai tidak bisa kita lihat celah kekurangannya. Padahal kita tidak tahu didalam kehidupannya yang sebenarnya apakah dia benar – benar seperti yang kita lihat atau justru kebalikannya. Semua hal yang ada didunia ini akan sangat menggiurkan jika kita hanya sekedar melihat saja, kita tidak melihat segala asal usulnya. Bisa jadi kehidupan yang dia jalani lebih mengerikan dibanding kehidupan yang kita miliki. Untuk itu belajar untuk bersyukur menjadi kunci penting dalam kehidupan ini. Bersyukur atas segala pemberian Tuhan yang sangat berharga dan belum tentu dimiliki orang lain.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar