
Dahulu kala sekali matahari
dan bulan selalu bersama, dimana ada matahari disitu pasti ada Bulan. Mereka
hidup bahagia dengan saling berbagi sinar mereka yang sama – sama hangat. Namun
suatu ketika bulan berbuat salah kepada matahari, sehingga matahari marah.
Akibat kemarahan itu, tanpa disadari matahari memancarkan sinar yang begitu menyilaukan
sehingga membuat mata bulan menjadi buta seketika.
Melihat bulan yang menjadi buta,
matahari sangat sedih dan menyesal. Ia pun meminta maaf kepada bulan, namun
bulan tidak mau memaafkan matahari. Kemudian bulan memutuskan pergi
meninggalkan matahari. Semenjak kejadian itu, matahari selalu berusaha menyusul
bulan dari dulu hingga sekarang ini namun tidak pernah bisa menangkap bulan.
Hal inilah yang menjadi alasan kenapa matahari dan bulan tidak pernah bertemu
lagi. Matahari selalu berada di siang hari sedangkan bulan selalu ada di
malam hari.
kisah bulan dan matahari
diatas menginspirasi aku untuk membuat suatu panggilan kepada salah satu sahabatku yang
aku sebut “Matahari”, ia juga menyebut diriku “Bulan”. Alasannya bukan sepenuhnya
seperti pada kisah diatas, melainkan karena kita jarang sekali bertemu namun
tetap menjadi sahabat. Layaknya bulan dan matahari yang jarang sekali bertemu,
hanya pada waktu – waktu tertentu saja mereka bisa bertemu misalnya ketika ada
gerhana. ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar