happy moments, happy times, happy memories

Solo I’m in Love: Kisah Backpacker Amatir (Part 2-end)

Di Kebun Teh
Hai, gimana kabarnya teman – teman? Semoga kehidupan kalian selalu dikelilingi dengan kebahagiaan yaa. Menyambung cerita sebelumnya (jika belum baca cek disini), hari ini aku mau ngelanjutin kisah backpacker-anku ke Solo. Penasaran kan??? Langsung aja...

Kami memulai eksplorasi kota Solo setelah sholat magrib, naasnya cuaca malam minggu kala itu sangat tidak mendukung dikarenakan kota tersebut sedang diguyur hujan yang cukup deras, akhirnya destinasi perjalanan sedikit diubah dari yang awalnya berencana ke pasar malam yang hanya ada saat malam minggu (aku lupa namanya) menjadi ke tempat indoor. Berdasarkan rekomendasi Ocha dan Rhere, kami akhirnya menuju ke The Park, mall baru yang letaknya dipinggir kota Solo. 

The Park photo by www.skyscrapercity.com
Menurut mereka berdua, mall ini memiliki view serta desain indoor yang cukup bagus dan benar saja, tempat tersebut membuat kami cukup kagum akan keindahannya, mall ini juga terbilang masih fresh open alias baru banget, pengunjungnya juga masih sedikit untuk ukuran mall segede itu. Banyak hal yang kami lakukan disini, salah satunya ialah mencari produk kecantikan seperti etud* house, the fac*shop, the bod*shop, dll untuk sekedar mencoba produk tester (hahaha kelakuan mahasiswa ngirit). Sepertinya mall tersebut memang didesain untuk kalangan highclass terbukti dengan berlimpahnya branded product yang harganya selangit.

Atap Paper Crane Raksasa
Satu hal yang membuat kami tertarik ialah atap mall yang dihiasi oleh paper crane ukuran raksasa serta dilantai tiga terdapat berbagai macam 3D-Art yang banyak digunakan untuk objek foto. Tak menyia – siakan kesempatan ini, kami langsung berfotoria, menggila tak mempedulikan orang – orang sekitar, haha.

foto dengan background 3D-Art
Sekitar pukul 22.00 WIB kami bertolak menuju tempat nongkrong anak Solo, yaitu disalah satu kedai yang menjual berbagai macam menu coklat. Sekitar pukul 23.30 WIB kami kembali ke tempat kos, sebenarnya masih ada satu destinasi yang ingin kami kunjungi yaitu Taman Lampion, namun kami hanya melewati tempat itu dan tak sempat mengabadikan diri karena dikejar waktu istirahat guna persiapan esok harinya.

Rencana awal, kami berencana mengunjungi Pantai Balekambang pada hari kedua di Solo, namun karena berbagai pertimbagan akhirnya destinasi kami diubah ke kebun teh di daerah dekat Tawangmangu. Perjalanan dari tempat kos menuju lokasi ditempuh dalam waktu kurang lebih satu jam dengan mengendarai motor pinjaman teman kos Rhere dan Ocha. 

Foto sambil nunggu temen yang nyasar
Perjalanan kami mengalami berbagai kendala dan hambatan ditengah jalan, seperti salah satu teman kami yang nyasar serta cuaca yang tiba – tiba berubah dari panas banget menjadi hujan deras. Meski sempat hopeless, semua terbayarkan oleh Pemandangan yang sungguh sangat menyejukkan mata, lelahnya perjalanan hilang seketika saat memandang bentangan alam yang hijau nan asri, kami sempatkan mampir ke sebuah kedai teh bernama "Rumah Teh Ndoro Donker"


Suasana di Rumah Teh Ndoro Donker
Ditempat ini kami disuguhkan dengan berbagai macam menu teh. Dan tak lupa kami mengabadikan diri sembari mengelilingi kebun teh yang memang bersebelahan langsung dengan tempat tersebut.

me :p
Disini aku dapat kejutan berupa kue ulang tahun dari mereka berlima, meski kue winnie the pooh-nya tak berbentuk gegara jatuh dari motor pas di perjalanan, tapi tetep so sweet, makasih yaaaa :*

tiup lilin bersama kue winnie the pooh :')
Sekitar pukul 14.00 WIB kami kembali menuju Solo. Kami tiba di Solo sekitar pukul 16.00 WIB dan sesampai dikos, kami beristirahat sejenak dan bersiap – siap untuk pulang kembali ke Semarang. Jam 18.00 WIB kami pulang dengan menggunakan bis Royal Safari, harganya lebih murah 5.000 dari harga berangkat, namun yang sangat mengagetkan, bis yang sejatinya hanya muat untuk sekitar 40 penumpang ini dinaiki oleh lebih dari kuota yang disediakan, layaknya naik kereta ekonomi apa aja ada, berdesak – desakkan bahkan berdiri, dari mulai bau duren, bau keringet, sampai bau ayam semua bercampur menjadi satu.

 selfie bareng dian dan tiwi
Pukul 21.00 WIB kami tiba di Semarang. Meski badan terasa lelah dan remuk akibat naik bis ala kereta ekonomi, perjalananku belum selesai sampai disini karena perjalananku masih dilanjutkan yaitu pulang ke rumah yang ditempuh sekitar 40 menit dengan mengendarai motor. Meski demikian, aku pulang dengan perasaan senang, otak dan pikiran seperti batere yang full setelah discharge karena telah dimanjakan dengan liburan singkat ala backpacker. Makasih buanget buat Tiwi, Amy, Dhian, Ocha dan Rhere yang udah ngajakin liburan. See u next trip semuaaaa….

my sweet memory <3


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar