happy moments, happy times, happy memories

Dieng Plateau: Alhamdulillah Piknik

Kawah Sikidang - Dieng
Halo apa kabar? Lama gak cerita – cerita di blog ini, aah kangen juga ternyata. Pokoknya, apapun kesibukan yang temen – temen lakuin, jangan lupa piknik ya, biar bahagia... :)

Kali ini aku mau berbagi sedikit cerita menengai pengalamanku mengunjungi Dieng Plateu. Oia, sebenernya ini merupakan kali kedua setelah perjalananku tahun lalu dalam rangka mendaki Gunung Prau (haha meski masih pendaki amatir :p). Daaan ngomong – ngomong, trip ini merupakan trip terjauh pertamaku setelah beberapa bulan terakhir kekurangan piknik akibat sibuk berurusan dengan skripsi. Alhamdulillah maaaak, akhirnya lulus juga hihihi. Meski demikian, hidupku masih belum tenang karena secara de facto aku telah menyandang gelar seorang pengangguran yang tak banyak acara :(
Share:
Read More

A Place Called Home

setiap hati memerlukan sebuah tempat untuk menetap,
sebuah tempat yang menjadi tujuan pulang ketika lelah,
sebuah tempat yang sedang dinanti, ditunggu, serta dicari,
sebuah tempat bernama rumah,

kamu kah itu???
Share:
Read More

Teacher's Diary (2014)

Hai blogger semua, apa kabar??? 
Udah lama yaa semenjak terakhir kali aku ngasih review film dan udah lama juga semenjak terakhir kalinya aku nonton film Thailand. Hari ini untuk pertama kalinya aku menonton film Thailand lagi berjudul “Teacher’s Diary”, film yang terinspirasi dari kisah nyata. Menceritakan seorang mantan pegulat bernama Song yang kemudian memilih bekerja menjadi guru bagi anak - anak nelayan di sebuah sekolah apung yang berlokasi di daerah terpencil. Di tempat inilah kemudian muncul sekelumit cerita mengenai pengalamannya menjadi seorang guru. Berbagai permasalahan muncul mulai dari sulitnya beradaptasi pada lingkungan yang serba jauh dari kesan modern, adaptasi dengan murid – muridnya yang memang tidak mengenal dunia pendidikan, hingga dihadapkan pada dilemma mengenai percintaannya. Di tengah kesulitannya tersebut, ia menemukan sebuah buku diary yang merupakan milik guru Ann, guru yang mengajar di sekolah tersebut pada tahun sebelumnya.
Share:
Read More

Semoga Tidak Sekedar Semoga

Semoga dekatku dengan kamu merupakan takdir,
Bukan sekedar singgahan ketika lelah,
Bukan pula tempat berkumpulnya nafsu,
Semoga dekatku dengan kamu menjadi sebuah perantara,
Semoga kamu, 
Share:
Read More

Tentang Rindu

“Ada dua jenis kerinduan,” katamu suatu hari, 
“Kerinduan pertama tersebab, kita pernah merasakan sesuatu dan kita menginginkannya kembali. Kerinduan kedua tersebab kita tak pernah mengalaminya dan benar – benar ingin merasakannya, setia menunggu dalam penantian yang lugu.”
“aku memilih yang kedua” kataku.
“aku juga” katamu.


Fahd Pahdepie dalam Kau yang Mengutuhkan Aku   
Share:
Read More

Mr. Sanguinis (again)

Beberapa minggu belakangan pikiranku sedang tidak terkontrol. Banyak serangan yang secara tiba – tiba datang. Bagaikan angkot yang lama ditungguin tak kunjung datang, sekali datang mereka berbarengan tanpa memandang arah tujuan si penumpang. Aah...mungkin aku seperti penumpang angkot yang sedang kebingungan itu. Seorang penumpang yang sedang pusing memikirkan arah tujuan hatinya. Episode mr. sanguinis belum usai, muncul lagi mr. X yang datang seperti kereta ekspress, ada pula mr. Y yang munculnya membuat posisi terasa semakin susah untuk bergerak… aaah gimana kabar skripsiku kalo menata hati gini aja aku kewalahan L

Hari ini aku bertemu kamu lagi, mr. sanguinis. Aku merasa lega, kamu tampak sehat serta semangat. Sepertinya hari - harimu penuh dengan senyum dan aku senang melihat kamu banyak tersenyum. Aku merasa aneh, lama tak bertemu membuat topik pembicaraan kita semakin sedikit. Tak banyak hal yang bisa aku bicarakan dengan kamu, aku merasa canggung didekat kamu. 
Share:
Read More

to: Mr. Sanguinis

Selamat malam kamu, Mr. Sanguinis...
Apa yang sedang kamu lakukan malam ini? 
Tahukah kamu…beberapa waktu ini pikiranku selalu tertuju pada kamu, diam – diam kamu selalu hadir dimimpiku, apakah kamu juga merasakan hal yang sama denganku? sayangnya aku tak tahu juga tak berani menanyakannya. Aah…Jangankan menanyakan tentang perasaan, membuka percakapan saja sangat terasa sulit. 
Mr. Sanguinis, menyukaimu merupakan suatu misteri bagiku. Bisa jadi caraku menyukaimu disebut sebagai mencintai dalam diam. Meski terasa menyesakkan dada, namun bagiku ini adalah cara terbaik untuk tetap dekat dengan kamu.

Kamu tahu? Hatiku meletup – letup seperti jagung yang dipanaskan kemudian berubah menjadi popcorn setiap berada disamping kamu. Untung saja tuhan menaruh hati kita berada didalam dada, tertutup oleh puluhan tulang rusuk sehingga ia tidak bisa lari. Untung juga hati ini tak memiliki kemampuan untuk berbicara dengan orang lain selain diri sendiri, sehingga ia tak dapat mengungkapkan isi hatinya tanpa persetujuan dari sang pemiliknya.

Mr. Sanguinis, semoga kamu bisa menangkap radar perasaanku, meski hanya ku kirimkan sinyal melalui do'a - do'a.


to:
Mr. Sanguinis



“Pada akhirnya, orang yang jatuh cinta diam – diam hanya bisa mendoakan. Mereka Cuma bisa mendoakan, setelah capek berharap, pengharapan yang ada dari dulu, yang tumbuh dari mulai kecil sekali, hingga makin lama makin besar, lalu semakin lama semakin jauh. orang yang jatuh cinta diam – diam paham bahwa kenyataan terkadang berbeda dengan apa yang kita inginkan. Terkadang yang kita inginkan bisa jadi yang tidak sesungguhnya kita butuhkan, dan sebenarnya, yang kita butuhkan hanyalah merelakan. Orang yang jatuh cinta diam – diam hanya bisa, seperti yang mereka lakukan, jatuh cinta sendirian”. 
- Raditya Dika.-
Share:
Read More

The Night Time Picnic

“Walking together, that all it was, but how did it become so special?”
Film ini menceritakan tentang festival tahunan suatu sekolah di Jepang yang dikenal sebagai “Walking Festival” dimana para pesertanya baik siswa maupun guru dituntut untuk berjalan sejauh 80 km selama 24 jam. Kisah utama film ini menceritakan tentang hubungan Takako Kouda dan Nishiwaki Toru yang tak pernah bertegur sapa selama dikelas maupun disekolah. Teman – temannya mengira jika keduanya saling menyukai namun tak berani untuk bertegur sapa sehingga mereka berencana untuk membantu mendekatkan keduanya. Namun sebenarnya, dibalik sikap diam keduanya, terdapat rahasia yang tidak diceritakan kepada teman – temannya. Rahasia bahwa Takako dan Nishiwaki merupakan saudara seayah namun berbeda ibu.
Share:
Read More

KKN: Keluarga Baru

ambartawang ceria minus steffen n laila
Sudah hampir 2 minggu aku tinggal di desa Ambartawang, sebuah desa yang berlokasi di kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang. Ini adalah kali pertama aku tinggal berjauhan dengan keluarga karena sebelumnya aku selalu tinggal berdekatan dengan keluarga entah dengan orangtua, kakak ataupun saudara yang lainnya. Awalnya memang ada banyak prasangka – prasangka yang muncul dalam benak pikiranku, membanyangkan tinggal disebuah desa dengan fasilitas serba minim dan jauh dari pusat keramaian. Namun anggapan itu seketika lenyap setelah menempati langsung desa ini. Menyenangkan  tinggal disini karena lokasinya cukup strategis, dekat dengan pusat perbelanjaan, tempat wisata yang berlimpah ruah, serta lingkungan yang cukup nyaman. Aaahhh…Ini toh rasanya KKN, kegiatan kampus yang katanya berwarna warni dimana banyak mahasiswa menebar kisah kisah yang berujung pada cinta.
Share:
Read More