Selasa, 22 September 2026

Lagu itu Masih Sama, Hanya Kita yang Berubah


Pernah enggak sih kamu merasa sedih dan sesak ketika mendengarkan sebuah lagu tentang cinta?

Bagi sebagian orang, sebuah lagu mungkin hanya kumpulan lirik dan nada untuk didengarkan. Namun bagi sebagian lainnya, sebuah lagu kadang bisa mengingatkan kita pada seseorang. Beberapa orang bahkan menyimpan seseorang di dalam sebuah lagu karena merasa liriknya mewakili kisah atau perasaan kita terhadap orang tersebut. Jadi, saat lagu itu diputar, pikiran kita akan langsung tertuju pada satu nama, rasanya seperti, “Lagu ini dia banget.”

Ada sebuah lagu cinta yang sampai hari ini sebenarnya masih kudengarkan, tetapi selalu ada rasa sesak di dada setiap kali mendengarnya.

Lagu yang tadinya kusimpan untuk seseorang karena kupikir maknanya begitu menggambarkan dirinya. Lagu Milik Nuca berjudul Masa Ini, Nanti, dan Masa Indah Lainnya 


sebuah lagu manis tentang rasa syukur dan kebahagiaan yang begitu dalam karena akhirnya dipertemukan dengan seseorang yang tepat setelah penantian panjang. Dulu, aku percaya bahwa dia adalah orang yang tepat untuk lagu Nuca itu.

Aku pernah menjadi orang yang paling bersyukur karena dia hadir di hidupku. Aku membayangkan akan ada banyak fase indah yang akan kami lewati bersama, tersenyum bahagia, berbagi cerita, dan menjalani banyak hal bersama. Saat itu, aku percaya bahwa akan ada fase berikutnya yang lebih panjang lagi.

Sampai akhirnya dia berubah.

Pada akhirnya, kami tidak pernah sampai di fase-fase berikutnya seperti yang pernah kubayangkan dulu.

Dan mungkin, itu juga yang membuat lagu Nuca tersebut cukup sulit untuk didengarkan. Setiap kali lagu itu diputar, baik sengaja maupun tanpa disengaja, pikiranku selalu kembali kepada masa itu. Kembali pada dia, pada kenangan yang pernah ada, dan pada berbagai kemungkinan indah yang dulu sempat kubayangkan akan terjadi. Aneh rasanya, bagaimana sebuah lagu bisa menyimpan begitu banyak hal tentang seseorang.

Sebenarnya tidak ada yang berubah dari lagu itu. Nadanya masih sama, liriknya masih sama, dan maknanya juga masih tetap indah. Tetapi perasaanku ketika mendengarnya sudah berbeda.

Dulu, lagu itu membuatku tersenyum karena mengingat seseorang yang membuatku bahagia. Sekarang, lagu yang sama tetap membuatku tersenyum namun terasa sedikit pahit karena dari lagu tersebut membuatku belajar untuk melepaskan.

Mungkin memang seperti itu. Sebuah lagu tidak pernah berubah, tetapi kenangan yang kita simpan di dalamnya bisa berubah seiring berjalannya waktu.

Dan mungkin, bukan lagunya yang menjadi sulit untuk didengarkan. Hanya saja, seseorang sudah meninggalkan terlalu banyak kenangan di dalamnya.

Lagu itu Masih Sama, Hanya Kita yang Berubah

Pernah enggak sih kamu merasa sedih dan sesak ketika mendengarkan sebuah lagu tentang cinta? Bagi sebagian orang, sebuah lagu mu...