
Mungkin sebagian orang awan menganggap pekerjaan seorang pramugari tidak lain hanyalah versi keren dari seorang pelayan. Mereka berdandan cantik dan rapi ibarat seorang model yang tengah bersiap untuk berlenggak – lenggok diatas catwalk namun hanya sebagai pegantar makanan dan minuman dipesawat. Kenyataannya banyak sekali yang memandang sebelah mata pekerjaan yang menurutku sangat mulia ini.
Saat aku kecil
ketika ditanya mengenai cita – cita, aku selalu menjawab “ingin menjadi
pramugari” namun karena keterbatasan, akhirnya lambat laun cita – cita ini aku
gantungkan begitu saja. Anggapan mengenai pramugari ketika aku beranjak remaja
sedikit berubah, mungkin karena masyarakat umumnya terlanjur beranggapan
sebelah mata sehingga aku ikut terbawa arus pandangan masyarakat. Hingga suatu
hari, anggapanku berubah setelah menonton sebuah dorama jepang berjudul “Attention
Please!”
“Attention
Please!” merupakan dorama jepang yang diproduksi tahun 2006. Dorama ini menceritakan
kisah seorang penyanyi rock yang rela berubah menjadi seorang pramugari demi
seseorang yang ia sukai. Namun inti ceritanya bukan pada segi percintaannya,
melainkan lebih kepada bagaimana perjuangan calon pramugari hingga benar –
benar bisa menjadi pramugari dan bisa terbang di salah satu maskapai
penerbangan terkenal di Jepang.
Banyak
pengetahuan yang baru mengenai dunia kepramugarian saat kita menonton dorama
ini. Dari mulai bagaimana mereka dilatih, hambatan apa saja yang dilalui dan
juga mengajarkan akan berartinya suatu pekerjaan meskipun terkadang banyak yang
tidak peduli dengan keberadaan pekerjaan mereka. Seorang pramugari diajarkan
untuk memiliki kepribadian yang menawan, memiliki tanggung jawab terhadap
penumpang baik dari segi keselamatan maupun kenyamanan. Bukan hanya belajar
menjadi pelayan yang cantik, tetapi juga diajarkan berbagai hal disaat situasi
kritik dan harus selalu siaga dalam segala kondisi misalnya saat terjadi
kecelakaan atau ketika menghadapi penumpang yang kesehatannya kritis.
Selain itu darama
ini juga menceritakan kisah perjuangan seseorang calon pilot yang terpaksa beralih
profesi menjadi seorang teknisi pesawat dikarenakan memiliki masalah pada kesehatan
matanya. Namun pekerjaan ini juga tidak kalah keren dengan seorang pilot. Ada adegan
yang sangat berkesan yaitu ketika seorang reporter tv kehilangan pulpen di area
parkir pesawat. Mungkin pulpen tidak berharga sama sekali namun bagi mereka
sebuah pulpen yang tertinggal disana bisa mengancam nyawa seluruh penumpang
yang akan menaiki pesawat tersebut, sehingga ketika mengetahui ada sebuah
pulpen yang hilang, dengan sigapnya seluruh kru teknisi langsung memasang alarm
tanda bahaya dan mencari keberadaan pulpen tersebut disetiap sudut pesawat
sampai pulpen tersebut benar – benar ditemukan. Bahkan hal yang kita anggap
sepele, bagi mereka merupakan suatu bahaya besar yang harus diperhatikan. Mungkin
akan lebih baik jika teman - teman menonton sendiri dorama “Attention Please!”
karena dengan begitu akan lebih merasakan sensasinya dan mengetahui lebih
detail mengenai perjuangan orang – orang yang berkerja sebagai kru pesawat.
*kalo mau nonton atau download bisa klik watch online
*kalo mau nonton atau download bisa klik watch online
Tidak ada komentar:
Posting Komentar