Merupakan
salah satu film box office Korea yang menjadi pemenang film terbaik “Korean Film Award” tahun 2005. Film karya
Park Kwan Hyun yang mengangkat cerita tentang perang di Korea ini memiliki banyak
pesan terutama tentang makna perdamaian, menjelaskan bahwa perang merupakan
sesuatu hal yang merugikan. Awalnya karena aku suka acting Kang Hye Jeong (difilm
ini memenangkan 3 penghargaan Best
Supporting Actress) yang best banget dalam segala macam peran, jadi coba –
coba nonton film ini dan daebak! hasilnya tidak ada sedikitpun penyesalan alias
puas banget. Meski genre yang diusung bertemakan komedi, namun tidak sepenuhnya
cerita yang disajikan berupa komedi, ada kalanya kita diantarkan pada adegan
yang membuat kita bergejolak, kagum serta mengaru biru. Film ini akan membuat
penontonnya menjadi jago acting, kenapa demikian? Karena hanya dengan menonton kita
bisa dengan hebat beralih ekspresi setiap saat dari mulai ketawa ngakak sampai
gila, marah hingga menangis tersedu – sedu. Film ini menurutku sangat bagus dan
recommended untuk ditonton. (jangan lupa bawa tissue saat nonton yaa!!)
Jadi
intinya diceritakan bahwa terdapat desa bernama Dongmakgol yang merupakan desa
terpencil terletak dipuncak gunung diwilayah Korea. Karena letaknya jauh dari
kota, desa ini masih sangat tradisional, mereka bahkan tidak mengenal teknologi
modern serta tidak mengetahui kabar dunia luar yang saat itu sedang terjadi
perang. Suatu hari mereka kedatangan prajurit perang yang tersesat,
kemudian oleh warga desa langsung disambut
dengan tangan terbuka. Prajurit Korea Utara dan Selatan dipertemukan
didesa tersebut. Nah disinilah letak kelucuan film ini, yaitu terdapat adegan dimana
prajurit yang saling berhadapan dan bersiap menembak satu sama lain, ditengah
mereka terdapat warga desa berkumpul menjadi satu yang dengan innocent.nya
menganggap biasa kejadian itu, tanpa tau apa yang sedang mereka alami yang
sewaktu - waktu dapat membuat mereka kehilangan nyawa. Warga justru bingung dan
menganggap aneh yang dilakukan dua sisi prajurit tersebut. Ditengah adegan
tersebut Yeo Il, gadis cantik yang dianggap gila mengira pelatuk ranjau yang
prajurit pegang adalah sebuah cincin kemudian menariknya. Karena terpana, prajurit
tersebut tanpa sadar menjatuhkan ranjaunya, sontak semua prajurit langsung
panic dan berusaha menggapai ranjau tersebut. Ranjau tidak meledak meski telah
jatuh, mengira sudah jinak salah satu prajurit melempar ranjau ke tempat
persediaan makanan tahunan desa yang berisi jagung, kentang, singkong, dll. Tanpa
disangka ranjau meledak dan menghancurkan seluruh tempat tersebut yang kemudian
memunculkan hujan popcorn. Merasa bersalah, mereka akhirnya sepakat membantu
warga untuk mengumpulkan kembali persediaan makanan yang telah dihancurkan.
Awalnya mereka saling bermusuhan namun kejadian serangan babi hutan membuat mereka
bersatu hingga akhirnya menjadi akrab satu sama lain.
Hari
demi hari dilalui prajurit dengan sangat menyenangkan. Para prajurit mulai betah
tinggal disana merasa menemukan kedamaian dan tidak ingin
kembali kedunianya yang selalu berhadapan dengan perang dan kegelisahan.
Kedamaian itu punah seketika saat desa diserang prajurit kiriman yang memiliki
misi mencari Jendral Smith yang hilang. Kejadian itu membuat warga desa terusik
dan akhirnya membuat Yeo Il tewas tertembak. Tak ingin warga desa diserang
tentara kiriman, prajurit tersebut sepakat untuk bersatu melindungi dengan alat seadanya,
tujuan mereka hanya satu yaitu menyelamatkan warga desa Dongmakgol.
Ending
film ini bagus banget, mission completed buat prajurit itu karena berhasil
mencegah serangan ke desa tersebut. Film ini mengajarkan bahwa sebaik – baiknya
perang bahkan perang untuk membela negaranya tetap saja merupakan hal buruk.
Justru dengan saling memahami dan mengasihi semuanya akan lebih indah.
Kebahagiaan bukan terletak pada menang kalahnya sebuah perang, kebahagiaaan
sejati ialah ketika kita sudah tidak merasa bersalah dengan yang kita lakukan.
Betapa perang sangat kejam dan tak termaafkan karena korbannya bukan hanya pada
prajurit tetapi warga yang tidak bersalahpun ikut menjadi korban. Semoga dengan
adanya film seperti ini bisa menjadi pembelajaran bagi kedua Negara tersebut dan
juga Negara lain yang sedang perang agar segera berdamai dan menikmati
kehidupan yang singkat ini.
| Kang Hye Jeong aka Yeo Il |
*kalo mau nonton streaming atau download bisa klik watch online
Tidak ada komentar:
Posting Komentar