happy moments, happy times, happy memories

Aliran Rasa : Perjalanan Awal di Kelas Matrikulasi IIP


Beberapa hari belakang, mayoritas topik yang saya bicarakan dengan beberapa teman ialah tentang rasa antusias mengikuti kelas Matrikulasi IIP Batch 6 ini. Sejujurnya saya memang sedang semangat belajar mendalami ilmu seputar pra nikah, menikah, parenting, serta pengembangan diri. Mungkin dikarenakan kekhawatiran saya ketika membayangkan hidup berumah tangga, apakah nantinya saya bisa menjadi istri atau orang tua yang baik bagi keluarga saya, entahlah saya pun masih belum mengetahui, tetapi saya selalu berharap bisa menjadi serta memberikan yang terbaik untuk keluarga saya di masa depan.  

Awalnya saya merasa sedikit malu, agak minder, dan canggung. Seseorang yang jangankan memiliki anak, bahkan pasangan saja masih belum ada tiba - tiba bergabung di sebuah grup yang mayoritas pesertanya ialah ibu - ibu. Namun setelah sekitar 2 minggu masuk di kelas Foundation hingga saat ini di kelas Matrikulasi, rasa tersebut perlahan memudar. Dalam grup yang tergolong dalam Matrikulasi IIP Batch 6 Kelas Jateng 2 ini semua peserta terlihat sama, yakni perempuan yang sama - sama ingin belajar menjadi pribadi yang lebih baik serta bermanfaat, baik bagi diri sendiri, maupun perannya sebagai ibu sekaligus istri.

Antusias belajar para ibu peserta matrikulasi juga tinggi, buktinya dengan segudang kesibukan para ibu terlihat tetap tekun, rajin, serta ramai dalam mengikuti kelas diskusi. Pertama, kami kenalkan oleh fasilitator mengenai Google Classroom, sebuah tools yang nantinya akan kami gunakan selama kelas Matrikulasi berlangsung. Kami diajarkan cara - cara menggunakan google classroom ini, mulai dari share materi hingga mengumpulkan NHW (Nice Homework) dalam berbagai bentuk file. Karena google classroom ini tergolong masih asing dan baru dikalangan orang awam termasuk saya. Adakalanya kami merasa kesulitan memahami cara pengoperasian tools ini, namun peserta yang lain tidak lantas tinggal diam, saling membantu mengajari apa dan mana saja yang tidak kami dipahami. Disisi lain, fasilitator pun dengan telaten mendampingi serta menjawab pertanyaan - pertanyaan yang kami tanyakan. Melihat hal seperti ini membuat saya merasa bahagia menjadi bagian kelas ini karena saya merasa seperti sedang berada pada suatu sekolah sungguhan.

Saya bersyukur karena kegiatan malam yang biasanya saya isi dengan bermain games, menjelajah sosial media atau bahkan hanya berbaring melepas lelah setelah seharian bekerja kini mulai beralih untuk belajar fokus di grup whatsapp kelas Matrikulasi ini. Sekitar pukul 20.00 WIB merupakan  waktu yang telah kami sepakati untuk memulai sesi diskusi di kelas. Semua peserta diwajibkan untuk mengikuti diskusi kelas ini, minimal dengan absensi kehadiran kalaupun berhalangan hadir maka kami wajib menginfokan kepada fasilitator maupun ketua kelas dengan syarat harus men-scrolling up untuk melihat apa saja yang sudah kelas kami diskusikan. Hal ini sebagai bentuk komitmen serta tanggung jawab kami dalam mengikuti kelas, akan disayangkan jika kami melewatkan diskusi / materi kelas yang telah dibagikan.

Perjalanan sebenarnya masih panjang dan cerita saya baru tahap awal, masih ada sembilan pertemuan lagi yang akan kami lalui dalam kelas Matrikulasi IIP Batch 6 ini. Jika dibayangkan sepertinya akan terasa berat apalagi pekan depan sudah mulai dibagikan NHW yang harus dikerjakan dengan serius dan sungguh - sungguh, namun bukankah suatu hal yang lucu serta memalukan ketika saya yang notabene masih pekerja single menyerah begitu saja sementara peserta lain yang sudah menjadi ibu - ibu  yang dengan segala padatnya kesibukan mulai dari mengurus anak, suami, bahkan ada juga ibu yang bekerja masih bisa menyempatkan diri untuk berdiskusi maupun mengerjakan NHW. Semangaaat dear myself :)


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar