happy moments, happy times, happy memories

NHW#2 : Checklist Indikator Profesionalisme Perempuan

Hallo… kembali lagi dengan cerita saya dikelas Matrikulasi Institut Ibu Profesional, kali ini saya memasuki minggu kedua kelas MIIP. Materi minggu ini membahas mengenai “Menjadi Ibu Profesional”. Secara garis besar, ibu profesional ialah seorang perempuan yang bangga akan profesinya sebagai pendidik utama dan pertama bagi anak - anakya serta terus berusaha memantaskan diri dengan berbagai ilmu, agar bisa bersungguh - sungguh mengelola keluarga dan mendidik anaknya dengan kualitas yang sangat baik. Beberapa tahapan yang dilalui untuk menjadi ibu profesional, ialah :
1. Bunda Sayang
2. Bunda Cekatan
3. Bunda Produktif
4. Bunda Shalihah


Setelah diskusi materi selesai, kami kembali diberikan Nice Homework. Pada NHW#2 ini kami ditugaskan untuk membuat Checklist Indikator Profesionalisme Perempuan, cukup mudah namun tidak juga mudah dikerjakan karena memang perlu pemikiran yang detail dan rinci. Ada 3 bagian dalam checklist yang harus dikerjakakan, yaitu 
  • Indikator sebagai Individu
Indikator Sebagai Individu
Perspektif
Indicator
Waktu Minimal
/ Hari / Minggu / Bulan
Spiritual
Berusaha  sholat 5 waktu di awal waktu 5 x
Sholat Sunnah Dhuha (4 Rakaat) 4 x
Sholat Tahajud (4 Rakaat)2 x
Sholat Rawatib 1 x
Tilawah Al - Qur'an1/2 juz
Puasa Sunnah1 x
Membaca Terjemahan Al - Qur'an 10 Ayat
Menyisihkan sebagian penghasilan untuk berinfaq 1x
Muhasabah diri menjelang tidur 1 x
Personal Development
Membeli dan Membaca Buku Inspiratif 1 x
Mengikuti Kajian Ilmu 1 x
Menulis di Blog Pribadi 1 x
Bangun sebelum jam 04.30 WIB 1x
Membaca dan Mereview Artikel Inspiratif baik di Majalah, Koran, Website, Blog, dll.1x
Belajar Menahan Emosi1 x
Olahraga 1 jam
Update Info dan Teknologi Terbaru 1x
  • Indikator sebagai Istri
Saya sendiri sebenarnya masih belum menikah, namun dalam pemikiran ideal saya, jika nanti sudah menikah dan menjadi seorang istri, hal - hal yang ingin saya lakukan ialah

Indikator Sebagai Istri
Indicator
Waktu Minimal
/ Hari / Minggu / Bulan
Mengelola keuangan keluarga dengan baik, membuat cash advance dan settlement advance untuk dilaporkan pada suami1 x
Mereview kegiatan yang telah dilakukan selama sehari (siap menjadi "Tong Sampah" suami, mendengarkan dengan seksama curahan hati suami)1 x
Rajin bersilaturahmi dengan orangtua masing - masing minimal menghubungi via telepon / video call 1 x
Bersilaturahmi / berkenalan dengan rekan - rekan suami 1 x
Membuat Food Preparation & Menyiapkan Menu Gizi Seimbang (Berusaha memasak dirumah, tidak sering membeli makan diluar rumah, serta mengurangi konsumsi MSG dan Junkfood)1 x
Melakukan perawatan diri agar tetap cantik dimata suami (ex. Facial, Creambath, dll)1 x
Membersihkan dan menata rumah agar kembali rapi dan bersih1 x
Couple time bersama suami, mengurangi penggunaan gadget saat hari libur 1 x
Menyediakan waktu khusus anak bersama ayah seharian1 x
  •  Indikator sebagai Ibu 
Karena belum menikah, secara otomatis saya pun masih belum memiliki anak. Dari hasil pengamatan saya terhadap pasangan - pasangan yang telah menikah dan memiliki anak, maka versi saya mengenai indikator yang ingin saya capai ketika sudah menjadi ibu, diantaranya ialah 

Indikator Sebagai Ibu
Usia Anak
Indicator
Waktu Minimal
/ Hari / Minggu / Bulan
Di Kandungan
Rajin kontrol dan memeriksakan kondisi kandungan 1 x
Menjaga asupan makanan yang bergizi1 x
Mendengarkan Murotal1 x
Rutin Berkomunikasi (Bercerita tentang ayah, sanak saudara, dan cerita - cerita baik lainnya)1 x
Bayi - Balita
MengASIhi secara Eksklusif selama 6 bulan dan tetap memberi ASI sampai usia 2 tahun
Memantau dan mencatat tumbuh kembang anak sesuai dengan usia setiap saat 
Membuat sendiri menu MPASI untuk anak sampai anak usia 2 tahun
Membuat DIY mainan bersama anak 1 x
Belajar mengenalkan adab, akhlaq, dan islam melalui cerita - cerita sebelum tidur1 x
Tidak mengajarkan anak untuk berkata bohong meski untuk hal - hal simpelsetiap saat
Melatih anak untuk terbiasa mengucapkan tolong, maaf, dan terimakasih ketika melalukan suatu halsetiap saat
Anak Usia Sekolah
Tetap memantau ilmu yang telah diberikan kepada anak saat masih kecil setiap saat
Menemani Anak Membuat PR1 x
menjadi ibu yang adilketika sudah memiliki anak > 1
Memilihkan sekolah yang bernuansa islami dimulai saat sekolah TK
Menjadi orangtua yang terbuka terhadap kritik dan saran anak setiap saat
Membuat jadwal playdate bersama anak 1 x
Dalam pembuatan indikator ini, menggunakan kunci SMART, yaitu  
- Specifik : Unik / Detail
- Measurable : Terukur
- Achievable : Bisa Diraih, Tidak terlalu susah dan terlalu mudah
- Realistic :  Berhubungan dengan kondisi lingkungan sehari - hari 
- Timebond : Berikan batas waktu 

Demikian paparan checklist indikator profesionalisme perempuan versi saya. Karena untuk menjadi ibu profesional berawal dari diri sendiri, maka untuk saat ini saya sedang berusaha menerapkan indikator sebagai individu yang telah saya tulis dalam kehidupan sehari - hari yakni dengan membuat checklist tiap hari dan di akhir bulan saya akan mereview hasil checklist apa saja yang sudah tercapai dan apa saja yang belum tercapai. Semoga ketika sudah menikah dan memiliki anak, saya bisa merealisasikan semua yang saya tulis disini. Aamiin ...
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar