Sabtu, 20 September 2014

A Man Who Was Superman


Annyong Haseyoo…
Hari ini aku mau cerita tentang film Korea yang baru selesai aku tonton, judulnya “A Man Who Was Superman". Tertarik nonton film ini gara – gara penasaran sama om Hwang Jung Min yang keren banget di Film “When A Man Loves A Woman”. Om Jung Min ini emang gak diragukan lagi aktingnya, buktinya menurut referensi yang aku cari dari mbah google, beliau itu udah akting semenjak tahun ‘90an dengan lebih dari sepuluh penghargaan bergengsi berhasil ia bawa pulang disepanjang karirnya.

Film ini merupakan salah satu film box office Korea tahun 2008 yang bergenre drama komedi. Film ini juga dibintangi si aktris cantik nan terkenal Jun Ji Hyun (pemeran My Sassy Girlfriend) dimana di film ini berperan sebagai reporter film dokumenter. Sesuai dengan judulnya, film ini menceritakan seseorang yang menganggap dirinya adalah Superman. Sayangnya, Superman disini tidak memiliki kekuatan super serta tak memakai kostum layaknya Superman sungguhan. Superman disini lebih suka memakai baju ala hawai dalam melaksanakan misi penolongannya. Ia berdalih dirinya tidak mempunyai kekuatan super gara – gara dikepalanya telah dimasukan kryptonite oleh makluk jahat villains yang bertujuan agar Superman lupa akan jati dirinya. Meski demikian, ia tetap berusaha menolong orang lain dengan segala cara yang ia bisa bahkan terkadang terkesan lebay banget.

Senin, 01 September 2014

Karena Perang adalah HAL BURUK



Mungkin teman – teman sudah familiar dengan kata perang. beberapa bulan belakangan berbagai media sedang menyoroti mengenai perang izrael dan palestina di jalur Gaza yang benar – benar sangat kejam. Jika kalian bertanya hal apa yang paling aku benci dalam kehidupan ini? Maka jawabanku ialah semua hal yang berhubungan dengan permusuhan, perkelahian dan tentu saja perang. Perang merupakan kejahatan yang paling biadab didunia ini. Apapun bentuknya, betapapun Negara yang sedang berperang memiliki kepentingan untuk membela negaranya, berjuang sampai mati sekalipun tetap saja mereka adalah sejahat – jahatnya orang yang paling jahat di dunia ini.

Sabtu, 23 Agustus 2014

Semester 7: Selangkah Menuju "The Real Jungle"



Akhirnya gak kerasa juga udah masuk ke semester 7, semester dimana tekanan bisa datang dari arah mana saja. Meski demikian masih ada kabar gembira, karena keinginan tahun 2014 ada yang bisa aku coret, artinya telah terwujud. Hahaha dunia selalu adil teman!!! betapa bahagianya, setelah semester 6 kemarin bener – bener menyiksa. Bahkan aku hampir tidak bisa mengikuti perkuliahan akibat terlambat mengisi KRS, syukurlah nasib baik masih mau memihakku.

Jumat, 27 Juni 2014

How to Become Myself

Aaaah setelah sekian lama, welcome back!!!!
Gimana kabar teman – teman? Semoga keceriaan selalu menghiasi hari – hari teman – teman yaa J

Sebenernya ada banyak hal yang ingin aku ceritakan di blog ini, terutama tentang beberapa perjalananku 2 bulan belakangan ini, otakku bahkan telah penuh sesak terisi kumpulan cerita yang ingin aku bagikan ke temen – temen semua, namun seperti biasa nasib mahasiswa menjelang UAS, selalu dihadang dengan tugas segunung. Alhasil hari ini aku baru bisa meng-update tentang review film Jepang yang bagus yang sebelumnya pernah aku tonton. Judulnya How to Become Myself (aka Ashita no Watashi no Tsukurikata, atau dalam Bahasa Indonesia berarti Cara Menjadi Diri Sendiri).

Jepang memang selalu kreatif dalam menciptakan berbagai tontonan yang bagus serta bermoral, kisahnya pun selalu beragam tidak melulu cinta – cintaan, action, thriller maupun peperangan. Salah satunya ialah film ini. Diangkat dari novel  dengan judul sama karya Mado Kaori menceritakan seorang bernama Ooshima Juri (Riko Narumi) yang bingung dengan dirinya, siapa dan harus bagaimana ia harus bersikap dalam menjalani kehidupannya.

Minggu, 27 April 2014

Belajar dari Dandelion


Dandelion, bunga yang dalam Bahasa Jepang disebut Tanpopo, di Indonesia dikenal dengan nama bunga Randa Tapak, namun aku sendiri lebih suka menyebutnya dandelion, nama ini berasal dari Bahasa Perancis yaitu “dent de lion” yang berarti gigi singa, mengacu pada gerigi kasar daunnya.

Dandelion merupakan bunga kedua yang aku sukai selain bunga Matahari. Ia begitu mungil serta menyejukkan mata saat dipandang terutama saat terhempas oleh angin. Dulu saat aku kecil, temanku bercerita tentang bunga dandelion ini. Menurutnya bunga ini dapat menyampaikan pesan yang ingin kita sampaikan kepada orang yang kita rindukan namun jauh dimata. 

Selasa, 15 April 2014

Solo I’m in Love: Kisah Backpacker Amatir (Part 2-end)

Di Kebun Teh
Hai, gimana kabarnya teman – teman? Semoga kehidupan kalian selalu dikelilingi dengan kebahagiaan yaa. Menyambung cerita sebelumnya (jika belum baca cek disini), hari ini aku mau ngelanjutin kisah backpacker-anku ke Solo. Penasaran kan??? Langsung aja...

Sabtu, 12 April 2014

Surat Ke Surga


Adakah seorang tukang pos yang bisa mengantarkan surat ke surga atau mungkin dunia sesudah kematian? Jika hal itu ada, maka aku ingin menitipkan berpuluh – puluh surat kepada pak pos agar surat tersebut sampai pada tujuannya. Karena surat yang aku kirimkan ini sangat spesial, berbeda dari yang lain, surat yang aku tulis untuk kakak perempuan satu – satunya yang aku miliki dikehidupan ini.

Kita Pernah Saling Mengusahakan Hingga Akhirnya Asing Kembali

Hari ini, secara resmi aku menjadi seseorang yang pernah menjadi istri. Aku menyaksikan sendiri bagaimana laki-laki yang dulu be...